Goa Rong View Memandang Rawa Pening Dari Ketinggian

Angin dari pegunungan berhembus mengoyak dedaunan hingga keluar suara-suara alami diatas pepohonan. Terus menerus suara itu terdengar hingga aku lupa akan penat yang seharian belum aku singkirkan.

Sampai di sepertiga siang aku masih duduk dibawah kincir yang enggan berputar. Tak sadar kuambil Smartphone dari tas kecil yang semampai di pinggang sebelah kanan. Kubuka kamera depan, kulihat diriku dengan latar bangunan estetik berwarna merah bata. Click click dan click beberapa gambar tersimpan dan menghiasi status WhatsApp yang sudah lama sepi.

Barisan cottage yang disewakan itu seakan menuliskan di baris terakhir buku impian untuk mecobanya suatu saat. Membuka pintu jendela dipagi hari langsung dari ketinggian dengan pemandangan waduk rawa pening dibawahnya.

Hari mulai sore, cahaya matahari mulai mengeluarkan gradasi jingga sampai keemasan. Aku harus segera pulang. Di sisa waktu terakhir kusempatkan berdiri diatas rumput hijau sintetis. Aku menoleh kanan kiri tersenyum kecil menyaksikan banyak orang seperti aku di sini. Mereka mencari ketinggian untuk menghilangkan penat seharian.